Kanye West OTW Bangkrut, Kok Bisa?
120 detik membaca
Kanye West atau yang juga dikenal sebagai Ye, kembali mengguncang dunia selebritas Hollywood. Bukan karena prestasi, atau hubungannya dengan mantan istri, Kim Kardashian. Namun karena kontroversi.
Ia baru saja memicu kontroversi kembali berkat cuitannya di Twitter yang berbau rasis dan anti-semitisme—bentuk ketidaksukaan atau sikap permusuhan terhadap orang Yahudi.
Ini yang membuat akun dari Kanye West sempat dikunci oleh pihak Twitter karena melanggar kebijakan.
Kanye West akan kehilangan banyak uang karena masalah ini
Selain diblokir, cuitannya juga membuahkan masalah lain, yaitu sejumlah perusahaan memutuskan untuk mengakhiri kerja sama. Bisa dibilang karena kasus ini, ia bukan lagi menjadi salah satu dari jajaran selebriti miliarder.
Mulai dari Adidas, Balenciaga, hingga GAP. Seperti dengan Adidas misalnya, Kanye West memiliki kontrak dengan Adidas untuk produksi sepatu Yeezy.
Namun kini telah diputus kontraknya. Kerugian yang ia alami ditaksir mencapai 246 juta dolar AS (sekitar Rp3,8 triliun). Belum dengan brand-brand lainnya.
Ditambah dengan MRC Entertainment, kemudian perusahaan agensi bakat, Creative Artists Agency (CAA) yang menaungi kegiatan konser tur Kanye, hingga JPMorgan Chase.
JPMorgan Chase mengeluarkan peringatan kepada brand milik Kanye, Yeezy, untuk membereskan segala uang penghasilan dan keuangan mereka dan pindah ke bank lain hingga 21 November 2022. Jika tidak, rekening brand tersebut akan ditutup.
Skechers dengan tegas menolak Kanye West
Seakan tak terima dan tak tinggal diam, sehari setelah diputus kontraknya dengan Adidas, Kanye West mendatangi kantor Skechers di Los Angeles, namun sayangnya berakhir dengan diusir keluar setelah tiba di lokasi, karena ia datang tanpa undangan atau pemberitahuan.
Belum diketahui apa motif Kanye West secara mendadak datang, namun diduga ia berkeinginan untuk mencari rekan bisnis baru, baik sebagai produsen maupun distributor.
Sebelumnya, Skechers dikenal telah bermitra dengan banyak selebriti papan atas Hollywood seperti Britney Spears, Christina Aguilera, Camila Cabello, hingga sang mantan, Kim Kardashian.
Dilansir TMZ.com, diketahui bahwa Skechers ternyata dimiliki dan dioperasikan oleh keluarga Yahudi, yakni Robert Greenberg, sementara putranya yaitu Michael Greenberg adalah presiden merek tersebut.
Mengingat kontroversi dari Kanye West mengenai komentar anti-semitismenya, bisa jadi ia menargetkan rekan bisnis yang salah.
Dengan tegas perwakilan Skechers mengatakan tidak sedang bekerja sama dengan Kanye West, "Skechers tidak mempertimbangkan dan tidak berniat bekerja sama dengan West. Kami mengutuk pernyataannya yang memecah belah baru-baru ini, dan tidak menoleransi anti-semitisme atau bentuk ujaran kebencian lainnya. Sekali lagi, West muncul tanpa diundang dan tanpa pemberitahuan ke kantor perusahaan Skechers."
Jarimu harimaumu. Hanya karena ucapan tak bertanggung jawab di media sosial, Kanye West langsung berpotensi OTW bangkrut dan kehilangan segala kekayaannya dalam waktu singkat.
Komentar
Posting Komentar